🌾

narrative writings of thesunmetmoon

#soonwoo

“Adududuh....”

Read more...

#soonwoo

“Spada~“

Karena tau Mingyu mau dateng, Wonwoo sengaja nggak ngunci pintu depan. Dia sendiri lagi berkutat di dapur. Dua daging sirloin murah meriah dia taburin garam dan lada hitam, terus dia biarin di atas talenan biar nyerap. Wonwoo lagi ngubrek boks sayur, nyari bayam buat ditumis sebagai pelengkap, pas Mingyu masuk.

Read more...

#soonwoo

Nggak tau gimana, tapi kalo Soonyoung udah ngumpul bareng Seokmin, terus nggak sengaja ketemu Seungkwan pula, sohiban Seokmin yang satu tingkat sama dia, wah udahlah abis dah tuh satu kantin jadi ajang playground. Kekadang jadi area bom bom kar, kekadang jadi area bermain anak di kaepce kemang, dan sejenisnya.

Read more...

#gyuhaoparentssequel

“Gue bakal balik ke Indonesia akhir bulan ini.”

Read more...

#gyuhaoparentssequel

Pagi itu, ia turun dari kamar tidur, masih mengantuk. Namun, saat kakinya menjejak anak tangga terbawah, kantuk pun sirna, langsung tergantikan senyuman pasal melihat siapa yang ada di sana menyambutnya.

Read more...

#gyuhaoparentssequel

”...Aku pulang sekarang.”

“Hao...”

“Mah...”

Read more...

#gyuhaoparentssequel

Begitu sambungan telepon dimatikan, Chan langsung mengambil kendali. Sebagai satu-satunya lelaki di rumah itu saat ini, ia merasa tanggung jawab ada di pundaknya. Keluarga Kim, meski kaya raya, tidak mempekerjakan asisten selain supir pribadi mereka, Pak Seokmin, yang baru akan masuk kerja lusa. Rumah berlantai dua itu hanya didiami anak perempuannya dan sepasang anak kembar. Biasanya semua berjalan lancar. Meski banyak mengomel, namun Adik selalu menjaga dan mengawasi adik kembarnya dengan baik.

Read more...

#gyuhaoparentssequel

Keesokan harinya, sekitar jam makan siang, ayahnya datang ke restoran. Kakak tidak bertanya kemana ibunya, pun tidak bertanya kemana Joshua. Ayahnya menyelesaikan pekerjaan Joshua di dapur dengan sangat profesional. Tak ada pesanan yang salah maupun terlambat, meski ia hanya sendirian memasak untuk pesanan restoran yang ramai. Ia bahkan masih sempat merancang menu baru yang telah ia pilih dari perjalanannya ke Hungaria dan Austria.

Read more...

#gyuhaoparentssequel

Dua botol kecil sake kemudian, Lee Seokmin sudah lebih rileks, sudah lebih longgar untuk bercerita mengenai dirinya dan anak yang lebih muda 36 tahun darinya itu. Minghao dan Mingyu, keduanya sengaja tidak minum terlalu banyak, mendengarkan dalam diam. Di sekeliling mereka, orang-orang ramai mengobrol. Dentingan gelas muncul cukup sering. Para pelayan sibuk menerima pesanan camilan dan keluar-masuk dapur untuk membawakan sake dan bir. Izakaya itu ramai di penghujung minggu.

Read more...

#gyuhaoparentssequel

“Hao??”

“Kwannie???”

Read more...