🌾

narrative writings of thesunmetmoon

#wwnatsume

(endus endus)

“Gimana, Gyu?”

Read more...

#wwnatsume

Jeon Wonwoo makan telur mata sapi dan selada kentang buatan ibunya. Lalu, dia memakai tas selempang di atas seragam putihnya dan pamit pergi. Hari itu adalah salah satu hari biasa di musim panas. Meski masih pagi, matahari bersinar terik, bergantung di langit yang berwarna biru tua. Awan tebal bak gulali juga setia menemani si mentari.

Read more...

#wwnatsume

“Won, ini ya.”

“Umm.”

“Rambut lo?”

Read more...

#soonwoo

“I fucking hate you already.”

Read more...

#soonwoo

Gvidon Saltanovich mungkin diubah menjadi lebah untuk bergegas menemui ayahnya, sang Tsar, namun kali ini, Kwon Soonyoung lebih ingin seseorang datang menolongnya. Boleh dibilang, alih-alih takut ditendang lagi, ia lebih takut kalau keadaan menjadi jauh lebih buruk dari semula. Ia tidak berbohong pada Joshua akan statusnya, walau sekarang, mereka hanya berdiri berhadapan. Jantungnya berdetak cepat dan kencang bagai gesekan biola gibahan Rimsky-Korsakov tersebut.

Bahaya. Mayday.

Read more...

#soonwoo

“Hosh.”

Panas. Badannya panas. Pandangannya terasa kabur. Rasanya sungguh tidak enak. Meski kompres menekan perutnya dan keningnya, rasanya seluruh badan panas.

Read more...

#soonwoo

“Hss-”

Read more...

#gyushuafluff

Mingyu mengambil tangan Joshua yang berhenti membelainya dan menggenggamnya. Hangat.

Read more...

#gyushuafluff

“Mingyu.”

“H-hyung??”

“Sini.”

Read more...

#gyushuafluff

“Hyung...mabok?”

Read more...