narrative writings of thesunmetmoon
“Ah...jadi, kita bakal adain konsep yang lain sekarang. Kita mau kalian satu-satu foto sama model ini,” pengarah gaya merujuk pada Seungcheol yang mulai tidak terlalu tegang setelah sesi foto sebelumnya. Lelaki itu khusyuk mendengarkan. “Terus setelah itu foto kalian ber-empat dan selesai. Oke?”
Mereka semua mengangguk.
Wonwoo tidak terbangun sampai keesokan paginya. Dan ia tidak lagi berada di sofa maupun di pangkuan Seungcheol, melainkan di tempat tidur sendirian.
Dia tidak kembali ke kamar si Om malam itu.
Bunyi jarum jam memenuhi hampa di antara kedua insan. Seungcheol meneguk ludahnya, kemudian, akhirnya, membungkuk mengambil tas yang terjatuh.
“Aaah.....,” hela napas puas setelah ia menenggak tuntas gelas pertamanya.
“OHOK OHOK OHOK!”
Capek banget, ya Gusti...