🌾

narrative writings of thesunmetmoon

#minwonabo

Sebenarnya Wonwoo enggan menemui Mingyu. Masih tidak enak, masih merasa bersalah. Namun, Alpha itu memanggilnya dengan tegas, maka ia mau tak mau harus menurutinya. Langkahnya lambat, sengaja berlama-lama, mungkin bahkan sudah lewat dari 5 menit.

Read more...

#minwonabo

Masih terlalu pagi bagi Mingyu untuk terbangun di hari Minggu, tetapi matanya membuka begitu saja. Perlahan ia mengumpulkan nyawa. Dikuceknya mata sementara badannya mengulet, seluruh sendi pun diregangkan—

Read more...

#gyuhaooffice

“Wah, bubur!”

Read more...

#gyuhaooffice

Kali ini sebuah mangkuk kertas dan sebuah sendok plastik yang ia temukan di atas meja. Sudah tak asing lagi, Minghao duduk dan membuka tutupnya. Kepul uap dan aroma sedap langsung menguar.

Read more...

#minwonabo

Dalam gelap ruang kamar itu, ia memandangi gerak monoton dada yang naik-turun secara teratur. Tangannya menelusuri perlahan, mulai dari dada, naik ke bahu, ke leher, dagu, lalu...bibir yang membuka sedikit...

Read more...

#minwonabo

“M-ma-hic-maaf, Mingyu, s-saya-hic–”

Ssh.

Read more...

#gyuhaooffice

Jam 20:18 malam.

Minghao melipir sebentar ke WC, dan, ketika ia kembali, ada makanan lagi di atas mejanya. Sungguh, ia semakin heran dari waktu ke waktu. Apakah semua makanan itu jatuh dari langit begitu saja atau bagaimana...? Bagaimana bisa seseorang menaruh makanan di atas mejanya sebanyak empat kali dan dia tidak pernah memergokinya?

Read more...

#gyuhaooffice

“Lho? Kak? Belom balik?”

Kali ini ia tidak menoleh. Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 19:22 dan jemari Minghao masih berdansa di keyboard. Laporan, laporan, settlement, laporan....

Read more...

#gyuhaooffice

“Kak?”

Minghao menoleh.

“Ya?” jawabnya dingin.

Read more...

#gyuhaooffice

Lagi.

Bungkusan. Di. Atas. Meja.

Read more...