🌾

narrative writings of thesunmetmoon

#minwonabo

“Lama.”

Soonyoung nyengir. Dia menyelip duduk di samping Jihoon yang tengah menyantap steak untuk makan malam, tentunya dengan dua mangkuk nasi sebagai pengganti kentang. Diremasnya tangan Jihoon di atas meja sebagai gestur memohon ampun.

Read more...

#gyuhaooffice

Soto yang dia minta enak banget. Makan soto memang seharusnya pakai kondimen yang disesuaikan selera. Minghao bersyukur ada beberapa potong jeruk nipis, cabai, sedikit kecap, sedikit garam, irisan daun bawang dan bawang goreng disediakan.

Read more...

#minwonabo

“Mmh...”

Read more...

#minwonabo

“Jun?”

“Maaf ya aku ganggu.”

Read more...

#minwonabo

“Nggak diangkat.”

“Kenapa, Hun?” Hansol mengangkat sebelah alis.

Read more...

#gyuhaooffice

“Nih, Kak.”

Boneka kodok itu ditaruh di atas mejanya. Minghao mengerjap, terpaku di duduknya. Bola mata hitamnya berkilauan saat menatap tak lepas dari mata boneka itu. Pipinya merona. Beberapa detik berlalu damai seperti itu saja.

Read more...

#gyuhaooffice

Siapa?

Satu kata, berputar dalam benaknya. Seharusnya dia yang melihat pengirim post-it di tangannya itu, bukan Seokmin. Bukankah dia lebih berhak untuk tahu? Siapa—

Read more...

#minwonabo

Empat hari.

Butuh empat hari untuk meredakan heat Wonwoo. Sekarang, selepas bercinta gila-gilaan dengan hanya meninggalkan kasur untuk ke toilet, mandi dan makan, Soonyoung telentang memandangi langit-langit di samping Wonwoo, memikirkan Jihoon.

Read more...

#minwonabo

Dua kantung kertas berisikan empat boks besar aneka kue segala rasa dan rupa menggelantung di kedua tangannya. Mingyu tadi memborong semua jenis kue di sana sampai ditertawakan kliennya. Dengan pipi merona dan suara terbata, ia menjawab, “Buat Omega saya, Pak, hehe...”

Read more...

#minwonabo

Alpha...”

Seperti ada baut yang terlepas dari akal sehatnya.

Read more...